Pengertian Tembolok Pada Komputer, Cara Kerja, Beserta Fungsinya

Pengertian Tembolok Pada Komputer, Cara Kerja, Beserta Fungsinya

Mediawana.com - Tembolok atau memori singgahan adalah komponen perangkat keras atau perangkat lunak yang menyimpan data yang sifatnya sementara sehingga permintaan di masa mendatang untuk data tersebut dapat dilayani lebih cepat.

{getToc} $title={Daftar Isi}

Pengertian Tembolok Sistem

Apa yang dimaksud tembolok sistem? Cache atau tembolok merupakan sebuah tempat penyimpanan data yang sifatnya sementara. Ketika Anda pernah membuka aplikasi seperti, game, dan browser di Android, cache ini akan merekam semua data hasil dari aktivitas yang 
pernah kamu lakukan pada aplikasi atau browser tersebut.

Dalam dunia teknologi Tembolok merupakan mekanisme penyimpanan data sekunder yang memiliki kecepatan tinggi yang dipergunakan kepada menyimpan data / instruksi yang sering diakses.

Memori cache dimaksudkan kepada memberi kecepatan memori yang mendekati memori yang sangat cepat yang mampu diperoleh, dan pada waktu yang sama menyediakan kapasitas memori yang luhur dengan harga yang bertambah murah dari jenis-jenis memori semikonduktor.

Tingkatan / Level Memori Tembolok

Tembolok memori berada tiga level yaitu L1, L2 dan L3. 

Tembolok memori level 1 (L1) yang merupakan tembolok memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). 

Tembolok ini memiliki kecepatan akses sangat tinggi dan harganya sangat mahal. Ukuran memori mengembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.

Tembolok level 2 (L2) memiliki kapasitas yang bertambah luhur yaitu berkisar selang 256Kb hingga dengan 2Mb. Namun tembolok L2 ini memiliki kecepatan yang bertambah rendah dari tembolok L1. 

Tembolok L2 terletak terpisah dengan prosesor atau dikata dengan cache eksternal. 

Sedangkan pada tembolok level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit bertambah dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya merupakan kepada mengontrol data yang masuk dari tembolok L2 dari masing-masing isi prosesor.

Fungsi Cache Memory

Cache memory memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.

  • Menyimpan sementara instruksi dan data yang sering digunakan untuk pemrosesan yang lebih cepat oleh CPU komputer.
  • Mengurangi waktu yang dibutuhkan CPU untuk menemukan dan memproses data yang tersimpan di dalamnya
  • Bertindak sebagai buffer atau perantara antara RAM dan CPU
  • Meringankan beban kerja processor komputer
  • Meningkatkan efisiensi dan mempercepat kinerja sistem komputer

Cara Kerja Cache Memory pada CPU

Untuk memahami cara kerja cache, kita harus memahami beberapa poin:

  • Memori cache dapat diakses dengan sangat cepat
  • Memori cache lebih kecil dan tidak dapat menyimpan data dalam jumlah besar

Pada saat CPU membutuhkan data, hal pertama, CPU mengunjungi L1 cache. Jika tidak menemukan apa pun di L1, maka akan melihat data pada L2 cache. Apabila CPU tidak juga menemukan data pada L2 cache, maka CPU akan beralih ke L3 cache.

Apabila data yang diperlukan oleh CPU ditemukan dalam cache memory, maka disebut sebagai cache hit. 

Begitupun sebaliknya, jika data tidak ditemukan di dalam cache maka disebut dengan cache miss.

Jika data tidak tersedia di salah satu cache memory, data tersebut akan ditelusuri di dalam Random Access Memory (RAM).

Jika RAM juga tidak memiliki data, maka ia akan mendapatkan data tersebut dari Hard Disk Drive.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال