Pengertian Digitisasi dan Cara Kerjanya

Mediawana.com - Digitisasi adalah proses konversi data atau informasi dari bentuk fisik ke bentuk digital. Dalam digitisasi, data atau informasi yang awalnya tersimpan dalam bentuk fisik seperti dokumen, gambar, audio, atau video dikonversi ke dalam format digital yang dapat disimpan, diakses, dan dibagikan melalui komputer atau internet. 

Pengertian Digitisasi

Digitisasi memudahkan pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi, dan mempercepat akses informasi. Hal ini terutama penting dalam era digital, di mana akses cepat ke informasi sangat penting dalam bisnis dan kehidupan sehari-hari. 

Digitisasi juga membantu mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, yang dapat menghemat waktu dan biaya dalam pengolahan data.

Digitisasi merujuk pada proses konversi data atau informasi dari bentuk fisik ke bentuk digital. Hal ini telah menjadi tren yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena meningkatnya penggunaan teknologi digital dan internet. 

Digitisasi memungkinkan informasi untuk dengan mudah disimpan, diakses, dan dibagikan secara online, memudahkan pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi. 

Berikut ini adalah contoh-contoh dari digitisasi yang sering kita temukan di sekitar kita.

Contoh Digitisasi

  1. Digitalisasi dokumen: Salah satu contoh paling umum dari digitisasi adalah dokumen. Banyak organisasi mengubah dokumen seperti surat, nota, dan laporan ke dalam format digital menggunakan scanner atau kamera, sehingga memudahkan penyimpanan dan pencarian. Seiring dengan itu, dokumen-dokumen tersebut dapat diakses dari mana saja, kapan saja dengan bantuan internet.
  2. Musik dan Film Digital: Industri musik dan film sudah sangat terdigitalkan. Saat ini hampir semua musik dan film dihasilkan dalam format digital. Kita dapat mengunduh musik dan film dari internet dan menikmati mereka di perangkat kita, seperti ponsel dan komputer.
  3. E-Commerce: E-commerce telah menjadi industri yang sangat besar, terutama setelah pandemi. Penjual dapat menjual produk mereka melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee. Konsumen dapat membeli produk-produk ini dari mana saja dan kapan saja, memanfaatkan platform online.
  4. Internet Banking: Layanan internet banking juga sangat terdigitalkan. Saat ini, pengguna dapat dengan mudah mengakses rekening mereka, melakukan transfer dana, membayar tagihan dan banyak lagi melalui internet banking.
  5. Pendidikan Online: Pendidikan online juga telah menjadi salah satu bentuk digitalisasi yang sangat populer. Sekolah dan universitas menawarkan program online yang memungkinkan siswa mengakses kuliah dari mana saja dan kapan saja.
  6. Pekerjaan Jarak Jauh: Banyak pekerjaan yang sekarang dilakukan dari rumah atau jarak jauh. Hal ini terjadi karena adanya teknologi digital yang memungkinkan tim untuk berkomunikasi dan bekerja sama dari tempat yang berbeda.

Dari contoh-contoh di atas, kita dapat melihat bagaimana digitisasi telah memudahkan banyak aspek kehidupan kita dan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. 

Dalam beberapa tahun ke depan, kita dapat mengharapkan lebih banyak aspek dari kehidupan kita yang akan didigitalkan dan memudahkan kita dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Cara Kerta Digitisasi

Cara kerja digitisasi tergantung pada jenis data atau informasi yang ingin didigitalkan. Namun, secara umum, proses digitisasi melibatkan beberapa tahap, antara lain:

  1. Pemindaian (scanning) atau pengambilan gambar (image capturing): Data atau informasi awal yang ingin didigitalkan diambil gambar atau dipindai menggunakan perangkat seperti scanner atau kamera digital.
  2. Konversi ke format digital: Gambar yang dihasilkan dari tahap pertama dikonversi ke format digital, seperti PDF, TIFF, JPEG atau format lainnya, menggunakan perangkat lunak pengolahan gambar.
  3. Prosesing data: Setelah data atau informasi didigitalkan, mereka kemudian diolah dengan perangkat lunak untuk meningkatkan kualitas atau mengkonversi ke format yang berbeda. Proses ini dapat melibatkan pemrosesan gambar, pemrosesan teks, atau pemrosesan audio.
  4. Penyimpanan: Data atau informasi yang telah didigitalkan disimpan dalam sistem penyimpanan digital seperti hard disk, flash disk, atau penyimpanan cloud.
  5. Akses dan distribusi: Setelah data atau informasi tersimpan dalam bentuk digital, mereka dapat diakses dan didistribusikan melalui internet atau jaringan komputer lainnya.

Dalam beberapa kasus, digitisasi dapat melibatkan penggunaan teknologi Optical Character Recognition (OCR) untuk mengenali dan mengonversi teks dalam gambar menjadi teks digital yang dapat diedit atau dicari. 

Teknologi OCR ini dapat menghemat waktu dan tenaga dalam pengolahan teks yang terkandung dalam dokumen fisik.

Kesimpulan

Digitisasi adalah proses mengonversi data atau informasi dari bentuk fisik ke dalam bentuk digital yang dapat disimpan, diakses, dan dibagikan melalui komputer atau internet. 

Proses digitisasi melibatkan beberapa tahap, seperti pemindaian atau pengambilan gambar, konversi ke format digital, pemrosesan data, penyimpanan, serta akses dan distribusi. 

Digitisasi memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, meningkatkan efisiensi, dan mempercepat akses informasi. 

Hal ini terutama penting dalam era digital, di mana akses cepat ke informasi sangat penting dalam bisnis dan kehidupan sehari-hari. 

Digitisasi juga membantu mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik, yang dapat menghemat waktu dan biaya dalam pengolahan data. 

Oleh karena itu, digitisasi merupakan hal yang penting dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi di berbagai bidang kehidupan, seperti bisnis, pendidikan, dan pemerintahan.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال